PUBLIKASI MINISTRIES “A GRAIN OF WHEAT”
Oleh David W. Dyer
Diterjemahkan oleh L. Yunnita
Sepanjang saya menjadi seorang Kristen, kabar akan datangnya “satu pemerintahan dunia” yang bakal dipimpin Antikristus selalu terngiang. Namun, saat saya membaca tulisan suci, berkali-kali, saya tidak dapat menemukan satu ayat pun mengenai hal ini. Sepertinya sebagian besar orang Kristen mempercayai pemerintahan universal yang akan datang ini, namun mana dasar Alkitabnya? Mari kita luangkan waktu sejenak untuk melihat beberapa ayat bersama.
Sekarang, setiap pembaca pasti tahu koalisi Antikristus berisi sepuluh negara. Benar, hanya sepuluh. Fakta ini diulangi terus. Di dunia kita sekarang, ada sekitar 195 negara. Lalu, bagaimana mungkin Antikristus memimpin semacam “satu pemerintahan dunia” padahal menurut kitab suci, dia hanya memerintah sepuluh negara? Itu tidak masuk akal.
Faktanya, saat bangkit, dia bahkan tidak mengambil alih sepuluh negara ini. Dia hanya menguasai tiga. Ada tertulis: “Sementara aku memperhatikan (sepuluh) tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu tanduk lain yang kecil, sehingga tiga dari tanduk-tanduk yang dahulu itu tercabut” (Dan. 7:8). Malaikat menjelaskan kepada Daniel bahwa ini berarti Antikristus akan “merendahkan tiga raja” (Dan. 7:24).
Saat berkuasa, Antikristus hanya akan mengambil kendali pribadi yang sebenarnya atas tiga negara di dunia. Ini mungkin bukan konsep Anda, tapi ini jelas alkitabiah. Akhirnya, setelah dapat menguasai tiga negara, Binatang ini membujuk tujuh negara lain untuk bergabung. Tidak dijelaskan apakah mereka bergabung karena takut atau karena setuju dengan agendanya.
Satu petunjuk yang kita miliki adalah “akan dibagikannya tanah sebagai upah” (Dan. 11:39). Ini dapat berarti dia memberikan pemerintahan atau bagian tanah bagi mereka yang setuju dan bekerja dengannya untuk mencapai tujuannya. Apa pun alasannya, tujuh “raja” lainnya bergabung dengannya untuk mencapai (dan, seperti yang akan kita lihat) tujuan (dari Tuhan). Yang dapat kita ketahui pasti adalah bahwa raja-raja lain ini “seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka berikan kepada binatang itu” (Why. 17:13).
Pembaca yang terkasih, Anda bisa melupakan semua teori konspirasi yang Anda dengar sebagai penjelasan atas peristiwa akhir zaman. Jangan khawatir mengenai PBB, Illuminati, Bilderburgs, Komisi Trilateral, Dewan Hubungan Luar Negeri, Skull and Bones Club, atau lainnya. Masalah dengan semua dugaan konspirasi ini adalah bahwa tidak ada yang memiliki dasar alkitabiah, atau disintesis dari sangat sedikit ayat. Mereka bergantung dari benang doktrinal yang sangat tipis yang hampir tidak memiliki dasar tulisan suci, dan banyak imajinasi semata.
Jadi, hal-hal tersebut berdaya tarik mental, namun tak masuk akal secara doktrin. Jelas sekali, berbagai kelompok ini ada. Mungkin mereka bahkan membayangkan sedang menggerakkan dunia. Namun apa yang kita temukan di tulisan suci adalah apa yang sebenarnya akan terjadi. Yang sebenarnya kita perlukan untuk memahami peristiwa akhir zaman adalah ajaran yang menyatukan semua nubuat secara teratur dan logis – bukan teori konspirasi.
Kembali ke diskusi “satu pemerintahan dunia”, pasti akan ada yang berkata ke saya: “Namun Alkitab berkata bahwa Antikristus diberikan kuasa ‘atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa’” (Why. 13:7).
Ya, saya tahu ayat ini. Ini pasti asal mula ide “satu pemerintahan dunia”. Tentu ayat ini, juga ayat lain yang telah kita baca, pasti benar. Namun, kita tidak dapat membuat doktrin atau skenario akhir zaman hanya dengan satu ayat. Untuk memahami apa yang Tuhan ungkapkan pada kita, semua ayat Alkitab harus dipertimbangkan. Apa pun yang kita simpulkan harus selaras dengan keseluruhan kitab suci.
Ayat ini tidak mengatakan bahwa dia “mengatur” setiap suku, bahasa dan bangsa, namun hanya dia memiliki “otoritas”, atau kuasa, atas mereka. Ini perbedaan penting. Untuk mengatur wilayah, atau dunia secara keseluruhan, Anda harus mengatur hampir setiap aspek sistem sosial, ekonomi, dan hukum. Untuk mengontrol, atau “memiliki otoritas”, Anda hanya perlu memiliki kekuatan untuk membuat orang lain melakukan beberapa hal yang diharapkan untuk mereka lakukan. Ini perbedaan yang sangat penting.
Jika Anda memikirkan situasinya secara logis, tidak ada yang bisa menaklukkan dunia secara militer. Secara logistik tidaklah mungkin. Tidak ada penguasa yang memiliki cukup pasukan dan peralatan untuk menyerang dan menaklukkan dunia. Namun, inilah tepatnya yang harus dilakukan Antikristus untuk mendirikan “satu pemerintahan dunia”.
Dengan memakai situasi terkini di Afghanistan sebagai contoh, kita dengan cepat melihat absurditas dari gagasan semacam itu. Terlepas dari semua tenaga kerja, teknologi, dan peralatannya, Amerika Serikat mengalami kesulitan untuk mendominasi satu negara. Dengan cara yang sama, setiap penyerang dunia akan dengan cepat menghadapi rintangan yang tidak dapat diatasi, terutama dari jenis perang gerilya.
Kembali ke pembahasan kita mengenai Antikristus, kita telah mengetahui bahwa dia menjadi kuat dengan jumlah pengikut yang sedikit (Dan. 11:23). Jelas, dia tidak akan memiliki kekuatan militer untuk memikirkan penaklukan global.
Mungkin Anda membayangkan kalau PBB mungkin dapat menaklukkan dunia untuknya. Banyak yang mengira bahwa jika Antikristus dapat mengontrol PBB, maka dia dapat memakainya untuk melakukan pekerjaannya. Tunggu dulu, PBB telah mengalami kesulitan luar biasa dalam menangani gangguan regional terkecil yang pernah dialaminya. PBB terbukti tidak mampu mengendalikan negara-negara kecil “dunia ketiga”. Baru-baru ini, misalnya, mereka tidak dapat membereskan situasi di Haiti, salah satu negara terkecil dan termiskin dunia.
Walau banyak negara yang berkontribusi, PBB tidak pernah bisa mendominasi dunia secara militer. Itu tidak akan berhasil. Mereka tidak memiliki cukup tenaga dan peralatan. Tidak, Antikristus pasti memiliki mekanisme lain yang dimanfaatkannya untuk memaksa dunia menerima agama barunya.
Gagasan lain yang diyakini banyak orang adalah seseorang akan mendapatkan popularitas di seluruh dunia, misalnya sebagai pemimpin PBB, lalu mempersatukan dunia di bawah kepemimpinannya dengan menggunakan forum ini. Kemungkinan ini begitu kecil sehingga hampir tidak masuk akal.
Saat ini, misalnya, banyak negara Eropa “bersatu” di Pasar Bersama. Namun, peristiwa baru-baru ini memperlihatkan kelemahan dan kerapuhan sistem ini. Banyak negara telah menolak konstitusi baru. Yang lain membahas kemungkinan menarik diri dari sistem satu mata uang. Bahkan ada negara yang menganalisis gagasan untuk sepenuhnya menanggalkan keanggotaan.
Beberapa bulan lalu, saya menemukan artikel di internet yang menegaskan kelemahan ini. CIA telah membuat makalah yang memprediksi disintegrasi Uni Eropa. Sangat sulit, atau mustahil, untuk menyatukan negara-negara dengan bahasa, budaya, dan agama yang berbeda. Antikristus bahkan tidak akan berusaha melakukan ini. Harap diingat: Antikristus tak akan populer secara universal! Alkitab dengan jelas menyatakan fakta ini. Jadi, dia harus menguasai dunia lewat cara lain.
Saat kita menimbang semua fakta dengan saksama, ada beberapa kemungkinan menarik lain (selain satu pemerintahan dunia) mengenai cara Antikristus mengontrol dunia. Ada beberapa cara di mana Antikristus hanya dapat memerintah sepuluh negara dan masih memiliki kekuatan untuk membuat seluruh dunia melakukan yang dia inginkan. Mari kita pikirkan kemungkinannya bersama-sama.
Inilah faktanya: 1) Antikristus muncul di Timur Tengah. 2) Dia membawa sepuluh negaranya keluar dari sisa-sisa Kekaisaran Ottoman yang meliputi Timur Tengah dan Afrika Utara. 3) Dia secara langsung hanya memerintah sepuluh negara. Namun, 4) Antikristus entah bagaimana mampu memaksa seluruh dunia untuk melakukan kehendaknya. Dia jelas bahkan akan dapat mengendalikan sistem ekonomi bangsa-bangsa, mendikte siapa yang bisa atau yang tidak bisa membeli dan menjual (Why. 13:17).
Jadi, bagaimana dia bisa mendapatkan kontrol semacam itu? Bagaimana mungkin seseorang dari Timur Tengah, yang hanya menguasai sepuluh negara bisa mendominasi dunia dan membuat negara-negara itu melakukan kehendaknya? Kuasanya sangat besar sehingga dia akan menyebabkan jutaan orang beriman dihukum mati. Cengkeraman apa yang bisa dia miliki atas negara-negara sehingga mereka bersedia berpartisipasi dalam kekejaman semacam itu?
Bagian studi ini dimaksudkan untuk memberi bahan pemikiran ke pembaca atas subjek ini. Diharapkan akan memberikan beberapa kemungkinan yang bisa dicari seiring berkembangnya peristiwa di masa depan.
Bagian berikut tidak didasarkan pada tulisan suci mana pun. Maka ini harus dipertimbangkan hanya sebagai spekulasi. Ayat-ayat Alkitab yang telah kita pelajari mengenai Antikristus yang berasal dan memiliki kerajaannya di Timur Tengah tidak lekang oleh waktu. Itu akan selalu benar.
Namun spekulasi mengenai bagaimana diktator itu mampu mengendalikan dunia dapat berubah seiring waktu. Namun, ada baiknya meluangkan waktu untuk melihat cara Antikristus zaman modern dapat membuatnya berhasil.
MINYAK
Minyak adalah kata yang sangat kecil. Namun dampaknya besar bagi dunia modern kita. Saat ini, semua negara di dunia kecanduan minyak. Semua harus memilikinya. Semua bergantung padanya. Tanpa minyak, semua tidak bisa menanam. Semua tidak bisa menuai. Kalau pun bisa, mereka semua tidak dapat mengangkut yang mereka tanam. Tidak ada yang bisa pergi ke toko untuk membeli makanan, pakaian, dan barang lainnya.
Tanpa minyak, pesawat tidak akan terbang, truk tidak akan berjalan, dan kapal tidak akan bergerak. Tidak ada yang benar-benar dapat membeli atau menjual (kecuali secara lokal) karena hampir semua sistem transportasi modern mengandalkan minyak bumi. Jika saat ini ada bangsa yang tidak bisa mendapatkan minyak, akan ada kepanikan dan kekacauan. Kecanduan dunia terhadap minyak sangatlah akut.
Dunia modern sangat bergantung pada minyak. Jadi, jika seseorang dapat menguasai pasokan minyak dunia, atau setidaknya sebagian besar, dia akan dapat memanipulasi semua, atau setidaknya sebagian besar dari mereka yang bergantung padanya. Singkatnya, mereka bisa mendominasi dunia.
Menariknya, sebagian besar pasokan minyak dunia ada di Timur Tengah. Di sana Tuhan memandang perlu untuk menaruh banyak minyak. Menurut Alkitab, ini yang akan menjadi wilayah kedatangan manusia berdosa. Maka, sangat masuk akal bahwa dia akan menguasai sebagian besar cadangan minyak dunia. Dengan demikian, Antikristus dan sepuluh bangsanya akan berada di posisi untuk mulai mendikte apa yang harus dilakukan negara lain agar dapat terus menerima minyak.
Ini poin yang sangat penting. Hampir tidak ada komoditas lain yang begitu diperlukan di dunia modern. Secara harfiah, bahan bakar adalah penggerak setiap ekonomi modern.
Bukan rahasia jika orang mencari kekuasaan dari wilayah dunia itu. Saddam Hussein di zamannya menyadari ini. Dia menyerang Kuwait dan tampaknya berencana lebih lanjut untuk menyerang Arab Saudi. Dia berperang dengan Iran. Tidak diragukan lagi dia berpikir untuk menyatukan kendali atas ladang minyak di wilayah itu.
Dengan cara yang sama, Antikristus masa depan mustahil tidak menyadari kemungkinan besar yang akan terjadi bagi orang yang dapat menguasai daerah-daerah kaya minyak di dunia ini.
Menariknya, Alkitab mengisyaratkan kemungkinan bahwa Antikristus akan menguasai beberapa ladang minyak Timur Tengah.
Daniel 11:2 menulis: “[…]yang keempat akan mendapat kekayaan yang lebih besar dari mereka semua.” Kata Ibrani “terkaya” dapat diterjemahkan sebagai “minyak” (Konkordansi Alkitab Strong nomor 04924). (Tentu minyak dan kekayaan berhubungan). Kata “provinsi” secara harfiah berarti “Madinah” yang merupakan daerah gurun dan kota di Arab Saudi saat ini.
Dengan memakai dua kemungkinan terjemahan ini, dapat dibaca: “Dia akan memasuki [...] tempat-tempat di Gurun Madinah [Arab Saudi] yang penuh dengan minyak”. Walau kami tidak dapat bersikeras bahwa terjemahan ini adalah yang benar, tentunya ini mendukung dalil kami.
Siapa pun yang berhasil menaklukkan atau menguasai Timur Tengah akan menguasai dunia karena ia akan menguasai minyak. Mereka akan dapat mengambil keputusan. Mereka dapat mendikte sebagian besar negara lain mengenai apa yang harus mereka lakukan agar dapat terus menerima minyak.
Agar perdagangan bisa berjalan dan ekonomi negara lain terus terlaksana, mereka harus memiliki minyak. Faktanya, agar sebagian besar negara dapat terus makan, mereka bergantung sepenuhnya kepada minyak untuk sistem transportasi mereka. Semakin terindustrialisasi suatu negara, semakin besar kebutuhan minyaknya. Akibatnya, seseorang yang menguasai minyak dapat mengendalikan mereka. Rumusnya sederhana, jika dapat mengontrol minyak, maka dapat mengontrol dunia.
Menariknya, banyak negara yang lebih “maju” memproduksi minyak sendiri dengan jumlah sangat sedikit. Jepang, misalnya, mengimpor 99% minyaknya. Eropa memproduksi sangat sedikit, kecuali di Laut Utara. India dan Tiongkok dengan ekonomi dan populasi yang naik pesat meningkatkan konsumsi minyak setiap tahun. Tapi, mereka memproduksi sendiri dengan jumlah sangat kecil. Inilah salah satu alasan mengapa minyak sangat mahal saat ini.
Akibatnya, negara-negara ini dan sebagian besar negara lain di dunia benar-benar rentan terhadap siapa pun yang berhasil menguasai wilayah penghasil minyak di Timur Tengah. Maka, jika Antikristus yang akan datang menyatukan kuasanya atas ladang minyak Timur Tengah, dia akan ada di posisi yang baik untuk mulai mendikte persyaratannya ke mereka yang membutuhkan minyak.
Mungkin ada beberapa negara yang tidak terlalu terpengaruh oleh konsolidasi kekuatan di Timur Tengah. Nigeria memproduksi minyak dan mungkin akan terbebas. Apalagi kepemimpinan nasional bangsa ini pada prinsipnya beragama Islam.
Venezuela pada suatu waktu menghasilkan banyak minyak. Meksiko memproduksi lebih dari cukup untuk kebutuhannya saat ini. Brasil berharap untuk swasembada energi dalam beberapa tahun lagi. Rusia tampaknya kebal terhadap ancaman terkait minyak. Namun sangat mungkin bahwa Antikristus yang akan datang akan memiliki senjata lain selain minyak yang dapat digunakannya untuk memaksa orang lain melakukan kehendaknya.
TERORISME
Sangat logis untuk percaya bahwa seseorang, seperti seorang fanatik Timur Tengah, yang berhasil mengonsolidasikan kekuatan sepuluh negara di Timur Tengah dan Afrika Utara, akan terbiasa dengan terorisme. Beberapa negara ini sudah atau akan segera memiliki senjata nuklir dan misil untuk dipakai. Negara-negara nuklir ini dapat dengan mudah menjadi bagian dari apa yang akan menjadi kerajaan Antikristus.
Jadi, manusia berdosa yang akan datang mungkin memiliki dua senjata yang dapat digunakan untuk mengendalikan seluruh dunia. Dia mungkin akan memiliki pendekatan “dua tangan”, dengan satu senjata di masing-masing tangan.
Di satu sisi, dia memiliki senjata minyak untuk membujuk bangsa lain untuk menuruti kemauannya. Di sisi lain, dia mungkin memiliki senjata pemusnah massal yang dapat dipakai ke negara yang kebal dengan ancaman minyak.
Banyak negara yang mungkin sebelumnya tidak mudah menyerah karena kekurangan minyak, akan cepat berubah pikiran jika salah satu kota besarnya tiba-tiba terbakar. Juga, melihat beberapa negara lain dihukum atas ketidaktaatannya mungkin cukup untuk membuatnya berpikir ulang.
Di Timur Tengah saat ini, ada cukup banyak fanatik yang siap mati demi tujuannya. Bom manusia tampaknya berlimpah. Inilah bagian dari Islam bahwa mati demi tujuan menjamin tempat di surga. Sepertinya ini insentif yang kuat. Maka, ancaman pembalasan nuklir terhadap beberapa penguasa yang memakai bom atom untuk terorisme mungkin tidak memiliki efek jera seperti yang akan terjadi pada negara lain.
Sangat masuk akal bahwa Antikristus akan memiliki dan memakai senjata atom. Walau tanpa bukti alkitabiah mutlak, kami memiliki beberapa indikasi ke arah ini yang akan diperiksa nanti. Juga, ini adalah kesimpulan yang sangat logis dari situasi dunia kita saat ini.
Setiap penguasa Timur Tengah yang ingin mendominasi dunia pasti akan memikirkan kemungkinan ini. Dengan teknik ini, dia akan menekan negara lain untuk pindah ke Islam yang baru. Dengan memakai dua hal ini, dia bisa menjadi sangat persuasif.
BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Jika beberapa tiran menguasai sebagian besar minyak dunia dan mulai berusaha mendikte kebijakan ke bangsa lain, apa yang akan mereka lakukan? Salah satu kemungkinan adalah mencoba mencari alternatif bahan bakar yang dibutuhkan. Namun menemukan sumber bahan bakar alternatif terbukti tidaklah mudah.
Di AS, misalnya, ada penolakan aneh atas pengembangan bentuk energi baru. Ada kemajuan di beberapa bidang, namun hanya berdampak kecil ke konsumsi bahan bakar fosil penduduk. Selain itu, jika bahan bakar lain dikembangkan, infrastruktur produksi dan distribusi produk secara luas akan butuh waktu pembangunan bertahun-tahun. Bahan bakar hidrogen, misalnya, dalam beberapa tahun lagi akan dapat dipakai secara komersial.
AS juga sangat lambat memanfaatkan energi yang dimilikinya saat ini. Tampaknya ada banyak minyak di Alaska, namun hingga saat ini, para pengunjuk rasa lingkungan telah membuatnya hampir mustahil untuk mengebornya. Kanada memiliki simpanan pasir minyak luar biasa, namun infrastrukturnya masih belum berkembang. Walau ada minyak yang bisa digunakan, keadaan menghalanginya.
Sepertinya ada semacam perlawanan tak terlihat atas dunia yang merdeka dari minyak Timur Tengah. Sepertinya peristiwa dikendalikan atau dipandu oleh kekuatan yang meniadakan semua logika.
Ini mungkin membuat kita curiga ada kekuatan supernatural di baliknya. Benar bahwa Tuhan adalah kekuatan di balik banyak keputusan dan peristiwa yang berdampak pada hidup kita.
Lewat beberapa rancangan supernatural, Timur Tengahlah yang memiliki sebagian besar cadangan minyak dunia. Ketergantungan dunia pada minyak tentunya bukanlah sebuah kebetulan.
Lagi pula, ketidakmampuan suatu bangsa untuk mengembangkan sumber energi lain juga bukannya kebetulan. Seolah-olah panggung sedang disiapkan bagi diktator Timur Tengah untuk bangkit dan mampu mengancam banyak negara lain hanya karena dia akan menguasai begitu banyak minyak.
Tentu, tidak ada yang bisa memastikan seperti apa masa depan nanti, tetapi yang pasti situasi dunia saat ini memunculkan kemungkinan itu. Dunia modern secara keseluruhan rentan terhadap siapa pun yang menguasai minyak Timur Tengah.
Secara alkitabiah, kita telah melihat Antikristus yang akan datang akan mengambil alih kekuasaan atas bagian dunia itu. Maka, hampir dapat dipastikan bahwa ia juga akan menguasai banyak pasokan minyak dunia. Ini kemungkinan akan menempatkannya pada posisi yang dapat mendikte persyaratan atas mereka yang membutuhkan minyak. Bangsa-bangsa yang diancam oleh Antikristus harus berperang atau menyerah.
Jika, seperti yang telah kami dalilkan, diktator ini memiliki senjata nuklir dan telah menunjukkan kecenderungan untuk memakainya, ini akan sangat menghalangi tindakan militer apa pun terhadapnya. Banyak negara tidak memiliki alternatif lain selain kerja sama. Pasti akan menarik melihat bagaimana semua ini berpadu di akhir zaman yang akan datang.
Akhir bab 3
Baca bab-bab lain secara online: